Menjadi 27 


Pada sebuah kesempatan, setiap manusia punya waktu yang sama. Pada sebuah hari manusia punya hal yang perlu di perjuangkan. Di setiap tembok sisi bangunan adalah saksi pernah adanya sebuah usaha, tangis, tawa, malu dan syukur.


Pada tahun yang berganti, pada hari yang berlari biarkan tubuh ini berhenti menapaki perjalanan pada langkah-langkah kecil. Biarkan langkah baru, langkah seru menunggu. Menjadi 27 adalah syukur baru, pada ilahi. 

Membiarkan diri bertumbuh, penuh asa atau putus dengan asa. Biarkan.

Membiarkan diri terbendung dengan harap dan doa. 

Membiarkan diri bertumbuh dan tersungkur.


Komentar